Punya kelebihan dan kelemahan masing-masing

TV LED adalah salah satu perangkat elektronik yang digunakan sebagai media hiburan. Kita bisa menikmati berbagai tayangan film, musik, berita, olahraga, internet, dan sebagainya menggunakan TV LED yang sudah berbasis smart TV. Bahkan, ragam dan spesifikasinya pun banyak di pasaran hingga membuat kita bingung dalam memilihnya.

Salah satu faktor penting dalam penggunaan TV LED adalah menentukan letak atau posisi TV tersebut akan digunakan. Pada umumnya, orang akan meletakkan TV LED di dinding atau di atas meja.

Kalian sudah tau belum , kalo ada situs betting online terbaik di Indonesia, dengan menyediakan game-game betting online terlengkap dan terbaik serta terpercaya,
Mantap168 juga sarana kalian cari rejeki sambil main game seru, ayo cuma di Mantap168 kamu bisa bermain game-game judi online dengan aman dan tanpa takut tidak dibayar, karena di mantap168 , menang berapapun pasti akan langsung di bayar ke rekeningmu dalam hitungan menit, ayo coba rasakan rejeki pak radeng di mantap168

Sebelum membeli dan meletakkan TV LED secara permanen di dinding atau meja, ada baiknya kamu baca dulu artikel ini sampai tuntas, ya. Ternyata, meletakkan TV LED gak boleh sembarangan, lho!

1. Faktor keamanan dari jangkauan anak kecil

Nah, jika prioritasmu adalah faktor keamanan dari jangkauan anak kecil, meletakkan TV LED di dinding bisa dijadikan langkah yang cukup ideal. Sebetulnya, tidak ada patokan baku mengenai ukuran presisi jarak antara TV ke lantai. Pada kondisi normal, TV LED berukuran 55 inci, misalnya, lebih pas jika diletakkan di dinding dengan jarak 61 inci atau 1,55 meter dari lantai, seperti dijelaskan dalam laman Mantel Mount.

Makin besar ukuran TV, makin tinggi pula jarak antara TV dan lantai. Selain memengaruhi kenyamanan dalam menonton TV, pemasangannya di dinding juga wajib memerhatikan faktor keamanan dari jangkauan anak kecil. Pada banyak kasus, logam di belakang TV LED bisa mengalirkan listrik meski dalam jumlah kecil. Tentu saja hal ini bisa menimbulkan risiko bagi anak-anak yang sedang bermain di dalam rumah.

Bahkan, jika jarak ideal ini masih terlalu rendah, kamu bisa meletakkannya sedikit lebih tinggi lagi. Bagi orang tua, prioritas utama haruslah pada apa yang mampu dijangkau oleh anak kecil. Pasalnya, meski sudah terpasang keamanan bawaan di TV LED modern, bukan tidak mungkin perangkat tersebut masih mengaliri listrik lewat soket atau pun kabel antena.

2. Ukuran ruangan juga wajib diperhatikan

Ketika ruangan yang ada berukuran kecil, sebaiknya TV LED diletakkan di dinding karena cara ini dapat membuat ruangan terlihat luas. Sebaliknya, kalau ruangan yang ada masih kelihatan longgar dan besar, gak ada salahnya meletakkan TV LED di atas meja atau rak TV. Oh, ya, membandingkan luas ruangan dengan ukuran TV LED ternyata sangat berpengaruh pada kenyamanan kita, lho.

Menurut Tom’s Guide, hal ini sangat berkaitan dengan teknologi TV modern yang sudah mampu menampilkan resolusi tinggi hingga 4K. Jarak pandang optimal antara TV dan mata tentu akan berbeda dan tergantung dari resolusi TV tersebut. Ambil contoh, jika TV LED milikmu sebesar 43 inci dengan resolusi FHD, maka jarak pandang idealnya adalah 5 meter.

Jarak ideal dihitung dari ukuran layar beresolusi FHD dikalikan dengan 5. Lalu, bagaimana dengan LED baru yang sudah memiliki resolusi 4K? Penghitungannya didapatkan dari 1,5 sampai 2 kali lebar diagonal TV. Misalnya, TV LED 50 inci 4K jarak pandang idealnya adalah 100 inci atau 2,5 meter.

3. Temperatur di dinding bisa tidak stabil

Dinding atau tembok bisa menjadi media penghantar panas dari luar ruangan. Nah, jika ingin memasang TV LED di dinding, kamu wajib mengetahui posisi tembok atau dinding di ruangan tersebut. Lihat apakah dinding di sisi luarnya langsung terkena panas Matahari atau tidak. TV LED akan lebih mudah rusak jika setiap hari harus menerima panas berlebih dari tembok di belakangnya.

Selain panas, dinding yang dingin dan lembap pun juga bisa mengurangi usia TV LED. Tak jarang kita menemukan kondisi tembok yang lembap dan berjamur. Nah, jika kondisi tembok atau dinding tidak memungkinkan, sebaiknya kamu cukup meletakkan TV LED di atas meja atau rak TV supaya lebih awet dan tahan lama.

4. Memasang TV LED di atas meja lebih fleksibel dan mudah dipindahkan

Pada umumnya, TV LED yang dipasang di dinding atau tembok memang bersifat permanen. Penopang atau bracket TV akan dibaut kencang pada dinding yang sebelumnya sudah dilubangi terlebih dahulu. Nah, jika ingin meletakkan TV LED secara permanen, kamu bisa memasangnya di dinding menggunakan bracket.

Namun, membongkar dan memindahkan bracket TV yang sudah menancap di tembok memang lebih merepotkan ketimbang memindah TV di atas meja. Itu sebabnya, pertimbangkan terlebih dahulu tentang penggunaan jangka panjangnya. Kalau ingin lebih mudah dan praktis, meletakkan TV LED di atas meja atau rak TV bisa dijadikan solusi.

5. Rak TV juga dapat menampung perangkat pendukung lainnya

Tujuan pemasangan TV di dinding biasanya memang berkaitan dengan kondisi ruangan yang lebih kecil. Dengan meletakkan TV LED di dinding, kita gak perlu rak tambahan karena posisinya sudah menempel di tembok. Namun, meja atau rak TV masih memiliki kelebihan, yakni menampung semua perangkat tambahan yang melengkapi TV LED kita.

Mulai dari sistem audio, konsol gaming, sampai perangkat komputasi, semuanya dapat diletakkan dengan rapi di rak TV. Well, tentu saja semuanya juga kembali ke kamu sebagai pemilik TV. Hal terpenting adalah menonton TV LED secara nyaman dan aman, serta tidak membuat mata lelah akibat paparan cahaya.

Jadi, beberapa hal di atas bisa kamu jadikan pertimbangan sebelum membeli dan memasang TV LED. Perlu diingat bahwa ukuran layar dan resolusi TV LED ternyata sangat memengaruhi pemasangan dan peletakannya. Nah, kalau kamu lebih suka memasang TV LED di atas meja atau dinding, nih?

 

By omapbn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *